Saat sedang seriusnya mengendarai sepeda motor, tiba aku dikejutkan dengan suara
DUERRRR…mercon itupun meledak tepat di samping sepeda motor yang sedang aku kendarain. Terkejut bercampur kesel akupun menoleh kesamping ingin melihat siapa yang berani-berani melempar mercon tersebut ke tengah jalanan. Dan alangkah terkejutnya aku ternyata yang melemparkan petasan tersebut adalah anak-anak yang aku perkirakan masih berusia 4 s/d 5 tahun dan dengan girangnya mereka melemparkan petasan tersebut kesana kemari tanpa ada sedikitpun merasa bersalah terhadap apa yang sudah dia lakukan, layaknya sebuah sikap dari seorang bocah kecil yang lugu.
Sungguh miris hati ini melihatnya, kenapa bocah-bocah kecil tersebut bisa sampai terlepas dari perhatian orang tuanya sehingga mereka dengan bebasnya bermain permainan yang sangat berbahaya itu. Dan yang sangat memprihatinkan lagi dari pemandangan yang saya lihat pada saat itu adalah disekitar bocah-bocah kecil itu banyak orang dewasa dan orang tua yang justru malah senang melihat tingkah laku bocah-bocah tersebut yang dengan bebasnya melemparkan mercon kesana kemari. Sungguh benar-benar aneh dan edan, koq orang-orang dewasa di situ bukannya melarang koq malah senang melihat bocah-bocah tersebut bermain-main dengan benda berbahaya yang setiap saat bisa saja akan merenggut masa depan dari bocah-bocah kecil itu. Apakah sikap seperti ini yang kita sebut mau mengembalikan jati diri bangsa, dengan membiarkan generasi-generasi penerus bangsa bermain permainan yang tidak ada manfaatnya itu?
Ternyata di situ barulah saya sadari bahwa yang selama ini merusak generasi-generasi penerus bangsa tersebut bukanlah anak-anak kita melainkan kita-kita inilah sebagai orang tua yang merusaknya dengan tidak pernah memberikan pelajaran-pelajaran yang berharga untuk diwariskan ke mereka sebagai ilmu yang kelak dapat mengembalikan jati diri bangsa ini di mata dunia Internasional.
Ingat kata-kata bijak ini “Rusaknya mental generasi muda adalah akibat dari rusaknya mental generasi tua pada saat itu”. Jadi tolong jika kita belum mampu untuk ikut mengembalikan jati diri bangsa, minimal jangan kita rusak mental generasi penerus bangsa ini dengan menjerumuskan mereka ke dalam perbuatan yang justru akan merugikan kita semua kelak nantinya.
Related Posts
- Antara Paid Review dan Mengembalikan Jati Diri Bangsa
- Mengembalikan Jati Diri Bangsa
- Mimpi Buruk Itu Ternyata Belum Berakhir
- Sedikit Renungan di Detik-Detik Proklamasi HUT RI ke 64
- Marhaban ya Ramadhan
- Informasi SEO Contest Yang Masih Berlaga
- Bisnis Pulsa Eranet
- Tips Melatih Kesabaran Lewat Ajang Kontes SEO
- Program Service Gratis Yamaha Vixion
- Ngintip Pertarungan Guru vs Murid






#1 by KangBoed on September 2, 2009 - 8:41 pm
Raihlah Jati Diri Manusia.. dan Mengembalikan Jati Diri Bangsa..
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
#2 by KangBoed on September 2, 2009 - 8:42 pm
Negeri kaya tapi menyedihkaan
#3 by khay on September 3, 2009 - 1:34 am
komentar gw tolong diapproval dunk sob
masak udah komeng banyak, tak satupun yang diapprove??
#4 by kodil on September 3, 2009 - 9:42 am
kangboed : makasih kang dah sudi mampir kesini lagi
aku jg bingung sob, koq komen km susah muncul disini, padahal aku ngak pake komen moderisasi loh sob 
khay : ini buktinya udah nongol sob
#5 by RIZKI YUDHISTIRA on September 3, 2009 - 10:40 am
tembak terus keywordnya bang kodil…
hajar terus mengembalikan jati diri bangsa nya..
tp rizki heran nie…
waktu rizki cek posisi blog abg di 1000 SERP google.co.id kok blom nongol ya??
apa ada masalah ama blog ini bang?
#6 by ady blog on September 3, 2009 - 3:33 pm
wah hebat ye udah mulai nembak keyword neh . . .semangad ya bos . . .
#7 by Mengembalikan jati diri bangsa on September 3, 2009 - 3:38 pm
tetap update and semangad bos . . .
#8 by Lamunadi on September 3, 2009 - 3:49 pm
Kunjungan jelang buka ..
Sebenarnya yg mo maen petasan tuh ortu mereka, cuma mungkin para ortu tsb malu hati, jadi bocah2 ingusannya yg diperalat sebagai perpanjangan tangan. Hmm orang tua sama-sekali tidak merasa tua …
Salam.
#9 by mngembalikan jati diri bangsa on September 4, 2009 - 2:43 pm
salm kenal jg ya, mas dari saya,
ikut kontes jg ya , semangat ya mas,