Apa Yang Terjadi Jika Seorang Raja Sudah Ingkar Janji?


Judul diatas aku buat sebagai kata kiasan untuk seorang Raja Internet Provider yang menurutku sudah berbuat tidak adil terhadap rakyatnya (baca : Pelanggan) karena sudah ingkar janji terhadap semua service yang dijanjikannya pada waktu pertama kali meluncurkan paket internet unlimitednya. Yang parahnya lagi, penurunan pelayanan ini tidak di imbangi pula dengan penurunan biaya montly fee yang dibebankan kepada rakyatnya.

Jangankan orang pinter, orang *maaf* bodoh aja tahu jika dia membeli barang yang kualitasnya bagus pastilah harganya mahal dan kalau beli barang yang kualitasnya sedang-sedang aja atau jelek, pasti harganya murah. Tapi kenapa yah…teori orang *maaf* bodoh itu tidak jalan jika yang ingkar janji itu adalah seorang raja besar di bidangnya. Tidak seperti teori-teori yang pernah ada yaitu kualitas suatu product berbanding lurus dengan harga product tersebut.

Aku sebagai rakyat jelata yang tidak mempunyai banyak pilihan, dulu berlangganan internet unlimited dengan biaya montly fee sebesarnya 125rb dengan aturan main bandwitch pemakaian normal dibatasi sampai 2 GB dan lebih dari itu bandwitchnya akan diturunkan sampai kepada kecepatan yang paling rendah. It’s OK, 2 GB menurutku dulu itu masih bisa termasuk lumayanlah buat aktifitas bloggingku, tapi sekarang dengan keputusan sepihak dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada rakyatnya, sang raja pun dengan seenak udelnya tiba-tiba menurunkan batas pemakaian normalnya sampai kebatas 500 MB tanpa ada konvensasi sedikitpun kepada semua rakyatnya, yang ada malah kualitas koneksi semakin hari semakin menurun karena beban rakyatnya yang sudah terlalu banyak daripada space yang disediakan. Bagaimana mungkin dengan kapasitas pemakaian normal 2 GB saja terkadang masih terasa kurang (kurang dari sisi kecepatan akses, signal dan kuotanya), bagaimana dengan ini yang cuma dikasih jatah 500 MB? Terus terang dulu aku sangat merekomendasikan sang raja ini kepada semua sahabat anak nongkrong, tapi sekarang barulah aku sadar bahwa sang raja memakai kata-kata sebuah pepatah *habis manis sepah dibuang* yang bisa aku artikan setelah rakyatnya mulai banyak berpihak kepada, mulailah dia berbuat seenak udelnya saja membuat keputusan-keputusan yang tidak pernah sedikitpun menguntungkan rakyatnya. Sungguh kejam kau menjadi seorang raja :waaa:

Yang membuat aku kesel lagi nih, jika sang raja ditanya kenapa bisa begitu? dengan entengnya sang raja pun berkelit bersembunyi dibalik surat perjanjian yang pernah aku tanda tangani waktu pertama x aku berlanggaan yang notabane kita sendiri sama-sama tahulah bawah tidak ada satu surat perjanjian manapun di dunia ini yang isinya bisa sedikit lebih berpihak kepada pelanggannya. Sungguh malangnya nasib rakyat jelata seperti saya ini, baru aja sedikit mau belajar untuk maju agar tidak menjadi rakyat yang tertinggal, eh tak tahunya dihambat lagi oleh sang raja. Bagaimana mau ikutan misi mengembalikan jati diri bangsa, untuk menjalankan bisnis pulsa eranet aja tak cukup :hiks: Yah…mau dibilang apa lagi, paling solusinya jika nanti ada choice lain aku terpaksa harus pergi meninggalkan sang raja daripada harus bertahan terus dgn sang raja. Mendingan dari sekarang aku coba untuk ngintip-ngintip raja yang lain :ngintip: siapa tahu ada raja lain yang masih sedikit berbaik hati pada rakyatnya.

Bookmark and Share

Related Posts

  1. Informasi SEO Contest Yang Masih Berlaga
  2. Program Service Gratis Yamaha Vixion
  3. Telkomsel Flash Area Medan Down
  4. Halalbihalal Komunitas Blogger Sumut
  5. Cafe Harapan Kena Penertiban
  6. Marhaban ya Ramadhan
  7. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 H
  8. Mimpi Buruk Itu Ternyata Belum Berakhir
  9. Online Vote Pesta Blogger 2009 XL Blog Award
  10. Pantaskah Kita Mengembalikan Jati Diri Bangsa

  1. #1 by Nich on September 14, 2009 - 10:14 pm

    gak cuma abang aja yang meributkan masalah penurusan batas fair-usage itu, bang..

    yaah, turut prihatin kalau hal ini mempengaruhi aktifitas blogging abang.. tetap semangat ya!
    coba-coba aja cari provider yang lain :licik:

  2. #2 by ndop on September 15, 2009 - 11:59 am

    rajaku lumayan suka bikin klien bodoh seperti saya jengkel… tapi nggak papa, soalnya dia nggak begitu ribet kalau urusan uang.. hohoho…

  3. #3 by khay on September 16, 2009 - 7:14 am

    Inilah yang disebut sistem ekonomi kapitalis
    I hate this system..!!

  4. #4 by Newbie Adieska on September 17, 2009 - 12:25 am

    Kelemahan provider2 di Indonesia, promo besar2an, klien berbondong2 datang tapi maintenance dan end user service “tak masalah” kalau asal2an. Kadang jadi berpikir lebih baik “manajemen” dikelola oleh bule karena bagi mereka customer service and customer satisfaction adalah no. 1. Kayaknya batal pake akses yang unlimited itu nih… :P

  5. #5 by multyone on September 17, 2009 - 12:57 pm

    yang namanya raja memang selalu ingin menang

  6. #6 by waroengdollar on September 17, 2009 - 12:58 pm

    weleh-weleh

  7. #7 by adminya mikie on September 17, 2009 - 7:21 pm

    ku rasa gara-gara ko subscribe telkomflash la dil jadi kuotanya turun, makanya kurangi tuh x-hamster dan mama and herson biar gak diturunkan kuoatanya

  8. #8 by kodil on September 21, 2009 - 1:33 am

    @nich : mau diributkan juga kayaknya percuma…karena seribu alasan akan keluar dari mulut mereka
    @ndop : namanya juga raja bro :hehe:
    @khay : yup..benar bro
    @adieska : benar x itu bang
    @multyone : yup..benar itu bro
    @waroengdollar : si komo lewat ya bro :hihi:
    @admin mikie : kalo bang ini udah masuk…rusak semua pasaran komentar :ngakak:

(will not be published)

SetTextSize SetPageWidth
Google Page Rank Add to Technorati Favorites Join My Community at MyBloglog! Google bot last visit powered by Scriptme Yahoo bot last visit powered by Scriptme Msn bot last visit powered by Scriptme